City Kalah di Etihad, Guardiola: Semua Tanggung Jawab Saya
Berita Olahraga Terkini – Manchester City harus menerima hasil pahit usai tumbang 0-2 dari Bayer Leverkusen pada fase liga Liga Champions di Etihad Stadium.
Dalam laga tersebut, Pep Guardiola melakukan rotasi besar-besaran dengan menurunkan susunan pemain yang jauh berbeda dibanding pertandingan akhir pekan sebelumnya. Perubahan itu justru membuat ritme permainan City tidak berkembang. Leverkusen tampil efisien, memanfaatkan setiap celah, dan berhasil mencetak gol pada masing-masing babak untuk mengamankan kemenangan.
Kekalahan ini membuat posisi City di klasemen semakin berat. Guardiola pun langsung memberi penjelasan mengenai keputusan rotasinya dalam sesi konferensi pers usai laga.
Baca Juga : Manchester United Bisa Lepas Marcus Rashford dan Kobbie Mainoo demi Patuhi Aturan PSR
Pep Guardiola Akui Rotasi Terlalu Besar
Guardiola menyampaikan bahwa ia bertanggung jawab penuh atas hasil buruk tersebut. Menurutnya, para pemain yang diturunkan tetap berkualitas, namun ada aspek penting yang tidak muncul dalam performa tim.
“Saya sepenuhnya bertanggung jawab. Saya tetap percaya para pemain yang tampil luar biasa, tetapi kami kehilangan sesuatu yang penting untuk bersaing di level tertinggi. Sekarang kami harus bangkit di laga-laga berikutnya,” ujar Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu juga memberi pujian kepada Leverkusen, meski merasa timnya sebenarnya memiliki beberapa peluang.
“Mereka tim yang bagus. Secara keseluruhan kami melakukan banyak hal dengan benar, peluang kami juga lebih banyak, tetapi sebagian besar hanyalah peluang setengah matang.”
Ia menegaskan bahwa keputusan rotasi besar-besaran harus ia terima konsekuensinya.
“Saya harus menerimanya. Jika kami menang, tentu tidak masalah. Namun melihat hasilnya, mungkin rotasi ini memang terlalu berani,” lanjutnya.
“Dengan jadwal padat dua hingga tiga hari sekali, rotasi memang dibutuhkan. Tetapi hari ini tampaknya keputusan itu terlalu banyak.”
Pergantian Pemain Tak Banyak Berpengaruh
City tampil dengan susunan awal yang hampir seluruhnya berbeda dari laga kontra Newcastle, hanya Nico Gonzalez yang tetap menghuni starting XI. Sementara nama-nama seperti Donnarumma, Foden, dan Haaland memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Leverkusen membuka skor melalui gol cepat Alejandro Grimaldo, kemudian Patrick Schick menggandakan keunggulan setelah jeda. City mencoba membalikkan keadaan lewat tiga pergantian pemain di babak pertama, serta memasukkan Rayan Cherki dan Erling Haaland menjelang akhir laga.
Namun upaya tersebut tetap tidak mampu menembus pertahanan disiplin Leverkusen yang tampil solid sepanjang pertandingan.
Kekalahan ini membuat Manchester City tertahan di posisi keenam fase liga Liga Champions. Jika ingin lolos langsung ke babak gugur tanpa melalui play-off, City wajib menembus delapan besar klasemen.
Sumber : Bolanet
