Alan Shearer Kritik Benjamin Sesko: Dua Peluang Emas yang Harusnya Jadi Gol untuk MU
Berita Olahraga Terkini – Benjamin Sesko kembali menjadi sorotan publik usai tampil sebagai pemain pengganti dalam laga sengit antara Tottenham Hotspur dan Manchester United yang berakhir imbang 2-2 akhir pekan lalu. Striker muda asal Slovenia itu masuk di babak kedua untuk menambah daya serang tim asuhan Ruben Amorim.
Sayangnya, momen tersebut justru berubah menjadi malam penuh kekecewaan. Sesko gagal memanfaatkan dua peluang emas yang berpotensi membawa kemenangan bagi Setan Merah.
Lebih buruk lagi, penampilannya harus berakhir lebih cepat setelah mengalami cedera akibat tekel keras Micky van de Ven di menit-menit akhir pertandingan. Kejadian ini menambah daftar kesialan Sesko dalam musim debutnya di Premier League.
Legenda Liga Inggris, Alan Shearer, pun tak segan melontarkan kritik pedas. Menurutnya, Sesko harus segera memperbaiki kualitas penyelesaian akhirnya jika tak ingin terus menjadi titik lemah di lini depan Manchester United.
Baca Juga : Barcelona Hadapi Ujian Berat Di Markas Celta Vigo
Peluang Pertama yang Terbuang Sia-Sia
Alan Shearer dengan tegas mengomentari kegagalan Benjamin Sesko di laga kontra Tottenham. Ia menilai bahwa peluang pertama yang disia-siakan striker berusia 21 tahun itu menunjukkan minimnya naluri tajam seorang penyerang di level Premier League.
Sesko sebenarnya menerima umpan matang di dalam kotak penalti setelah kombinasi apik dari rekan-rekannya. Namun, alih-alih langsung menembak, ia justru terlalu lama mengontrol bola hingga momentum emas hilang begitu saja.
Menurut Shearer, kesalahan seperti itu tidak bisa dimaafkan di level tertinggi sepak bola Inggris. Ia menegaskan bahwa seorang striker harus berpikir cepat dan bereaksi instan karena bek-bek Premier League tak memberi ruang sedikit pun.
Dalam wawancaranya dengan BBC Match of the Day, Shearer menyebut:
“Sesko kesulitan lagi. Dari 12 penampilan, ia baru mencetak dua gol. Ia punya lebih dari 30 menit bermain dan dua peluang besar seharusnya satu di antaranya jadi gol. Ia harus menembak lebih cepat atau mengambil keputusan lebih tegas.”
Peluang Kedua dan Krisis Kepercayaan Diri
Selain itu, Shearer juga menyoroti peluang kedua Sesko yang kembali gagal berbuah gol. Ia menilai momen itu memperlihatkan bahwa sang striker masih belum memiliki kepercayaan diri dan insting alami seorang penyerang top.
Dalam situasi tersebut, Sesko sebenarnya sudah unggul posisi dan memiliki ruang tembak yang baik. Namun, ia terlihat ragu dan kehilangan waktu hingga Micky van de Ven berhasil menutup ruang dan merebut bola.
Shearer menilai keraguan itu mencerminkan krisis keyakinan yang tengah di alami Sesko. Saat berada di depan gawang, pemain muda seperti dirinya harus sudah memiliki bayangan jelas tentang posisi kiper dan opsi penyelesaian yang akan di ambil.
“Itu peluang yang seharusnya bisa diselesaikan. Saya tahu dia sedang berjuang dengan rasa percaya diri, tapi striker sejati tak boleh memberi bek kesempatan menyerang balik,” ujar Shearer.
“Pada momen itu, ia bahkan tampak tak tahu Van de Ven datang dari belakang. Di Premier League, keputusan sepersekian detik menentukan segalanya.”
Shearer menambahkan, walau cedera Sesko membuat banyak pihak prihatin, kegagalan dalam dua peluang tersebut tetap menjadi hal yang perlu di perbaiki secara serius.
“Semoga cederanya tak parah, tapi di level seperti ini, dua peluang seperti itu harus di manfaatkan. Itu bedanya antara striker bagus dan striker top,” pungkasnya.
Sumber : Bolanet
